6 Teknik Perawatan Generator
Generator adalah peralatan yang penting untuk melakukan back up listrik ketika PLN melakukan pemadaman listrik. PLN sering kali melakukan perawatan maupun perbaikan jaringan listrik sehingga dilakukan pemadaman listrik secara bergilir. Apalagi memasuki musim penghujan sering kali listrik PLN mengalami gangguan atau pemadaman listrik. Tak hanya perusahaan saja, perumahan atau rumah tangga juga membutuhkan generator untuk waktu tertentu. Apalagi terkadang pihak PLN sendiri langsung memadamkan listrik tanpa adanya pemberitahuan. Hal ini tentunya akan begitu merugikan khususnya bagi perusahaan-perusahaan yang tergantung dengan sumber aliran ini. Memiliki generator merupakan pilihan yang tepat untuk mendapatkan suplai listrik ketika terjadi pemadaman secara otomatis.
Ada beberapa jenis generator yang dapat digunakan, baik jenis bahan bakar bensin maupun solar. Namun jika memerlukan pasokan listrik yang besar tentu generator yang sering kali digunakan adalah generator dengan bahan bakar solar, selain daya tahan mesin solar tergolong tinggi, perawatannya juga sangat mudah. Perawatan dan pemeliharaan yang dibutuhkan hanya meliputi pemanasan mesin, pemeriksaan umum, pemeliharaan pada sistem pendingin, pemeliharaan pada sistem pelumasan, pemeliharaan pada aki starting, dan pemeliharaan pada bahan bakar. Agar generator selalu prima dan sewaktu-waktu digunakan dapat berfungsi dengan baik, maka perlu menentukan cara dan jadwal pemeliharaan generator dengan tepat.
Berikut langkah-langkah dan jadwal perawatan yang harus dilakukan:
| 1. | Pengecekan Secara Umum |
| Saat generator menyala atau sedang running, maka operator pun perlu waspada terhadap permasalahan mekanik yang membahayakan atau tidak aman. Adapun beberapa bagian pada generator yang perlu dilakukan pemeriksaan teratur demi menjaga sistem operasi yang baik dan aman adalah sistem pembuangan, sistem listrik DC atau aki, sistem bahan bakar, mesin, dan sistem kontrol. | |
| 2. | Perawatan Sistem Pelumasan |
| Tahap berikutnya, Anda bisa melakukan pemeriksaan level oli pada mesin ketika mesin genset dimatikan dalam interval yang telah ditentukan pada tabel. Pada pembacaan secara akurat di dipstick mesin sendiri, Anda bisa mematikan mesin lalu menunggu selama 10 menit. Adapun tujuannya memastikan oli pada bagian mesin atas mengalir lagi menuju bak mesin. Untuk pelumasan ini, hal yang perlu diperhatikan adalah jangan pernah mencampur oli Anda memakai merk yang lainnya. Anda sebaiknya ganti oli beserta filter dalam interval yang telah direkomendasikan lewat tabel. Filter dan oli bekas harus dibuang secara tepat dan benar agar terhindar dari kerusakan. | |
| 3. | Perawatan Dalam Sistem Pendingin |
| Untuk perawatan pada sistem pendingin, Anda harus memeriksa bagian level coolant atau cairan pendingin pada keadaan mesin sedang tidak menyala. Tentunya berdasarkan interval yang telah ditentukan lewat tabel. Anda bisa melepaskan bagian tutup radiator sesudah mesin terlebih dulu didinginkan. Bila perlu, Anda bisa menambahkan air pendingin hingga tingkat ¾ inchi di bawah seal bagian tutup radiator. | |
| 4. | Perawatan Bahan Bakar |
| Biasanya kualitas dari bahan bakar jika dipakai semakin lama kemampuannya akan semakin turun. Di samping itu, alasan pemanasan pada bahan bakar secara rutin yaitu supaya menggunakan bahan bakar sampai habis yang tersimpan dalam tangki sebelum akhirnya rusak. Anda bisa melakukan rekomendasi untuk penyimpanan pada bahan bakar. Selain itu, pemanasan mesin wajib dilakukan secara rutin, bila bahan bakar tidak digunakan selama 3-6 bulan wajib dilakukan isi ulang. | |
| 5. | Perawatan Baterai Starting |
| Kegagalan genset saat stanby adalah penyebab dari baterai yang mulai melemah. Untuk merawat baterai ini ada beberapa hal yang dilakukan seperti pengujian baterai, pembersihan baterai, pemeriksaan berat jenis, dan pemeriksaan tingkat elektronik. | |
| 6. | Pemanasan Generator |
| Pemanasan pada mesin dengan teratur bisa membuat komponen-komponen mesin yang telah dilumasi, bisa mencegah terjadinya oksidasi di bagian kontak listrik memakai bahan bakar. Sebelum terjadinya kerusakan dan memakai bahan bakar dengan pemanasan ini membantu untuk starting mesin menjadi lebih baik. |

Jadwal Pemeliharaan Mesin Genset
Seperti yang sudah dijelaskan pada tabel diatas, dalam melakukan perawatan dan pemeliharaan generator sebaiknya tentukan terlebih dulu jadwal pemeliharaan genset. Biasanya untuk perawatan harian sendiri meliputi perawatan inspeksi, pemeriksaan level oli, pemeriksaan level cooland, pemeriksaan saluran udara, dan pemeriksaan level solar. Sementara untuk jadwal perawatan mingguan pada generator, meliputi pemeriksaan dan pembersihan filter udara, pemeriksaan charger baterai, pembuangan air di tangki solar, dan pembuangan solar dalam filter.
Untuk perawatan bulanan, meliputi pemeriksaan konsentrasi pada coolant, pemeriksaan tegangan pada belt2, pemeriksaan baterai, dan pemeriksaan pengembunan knalpot. Perawatan enam bulanan sendiri, terdiri dari penggantian filter dan oli, penggantian filter coolant, pembersihan crankcase breather, pemeriksaan selang-selang radiator, penggantian filter solar, dan penggantian filter udara. Sedangkan untuk perawatan tahunan sendiri meliputi pembersihan pada sistem pendingin genset.
Demikian ulasan 6 teknik perawatan mesin generator yang dapat anda lakukan agar kondisi generator anda selalu prima dan dapat berfungsi dengan baik bila sewaktu-waktu digunakan. Untuk kebutuhan segala jenis generator baik dengan bahan bakar bensin maupun solar, ditetanggateknik.com tersedia berbagai macam pilihan dari 750 watt sampai 60.000 watt.



LEAVE A COMMENT